Melirik Peluang Bisnis Kedai Kopi di Lokasi Wisata Sumbar

Ngopi sudah menjadi budaya masyarakat di berbagai belahan dunia. Tren ngopi dari warung pinggiran hingga kelas cafe juga sudah semakin menjamur di dikota-kota besar Indonesia. Sumatera Barat tentu tidak ketinggalan dengan hadirnya kedai kopi (coffeeshop) lokal maupun brand yang sudah terkenal. Tidak sebatas disitu saja, para pelaku usaha diindustri kopi juga sudah merambah hulu dimulai dari edukasi petani untuk hasil panen yang berkualitas serta munculnya brand-brand kopi sumatera barat.

Kehadiran coffeeshop tak hanya sekedar mencicipi aneka olahan kopi saja, tetapi juga sebagai ruang nongkrong anak muda hingga kalangan kelas atas. Namun, budaya ngopi dengan secangkir kopi dari olahan biji kopi pilihan, ternyata masih belum mengedukasi kelas yang lebih luas. Kehadiran kedai kopi masih didominasi dengan suasana café atau coffeeshop yang cenderung ekslusif. Sehingga meskipun trennya sudah berkembang namun keberadaan kedai kopi masih sangat terbatas jika kita bandingkan dengan kota besar lainnya.

Sebagai daerah dengan potensi pariwisata yang sedang booming tentunya hal ini akan mendatangkan wisatawan yang juga merupakan pasar yang potensial. Lokasi-lokasi pariwisata akan selalu dipadati oleh wisatawan dari dalam dan luar Sumatera Barat yang tentunya sudah menyiapkan daya beli lebih. Potensi pasar ini tentu menjadi peluang bagi pengembangan usaha kedai kopi yang pantas kamu lirik, tak perlu terbatasi oleh rumitnya ideasi tentang lokasi dan tempat kamu justru bisa menyesuaikan ide agar bisa menjangkau pelanggan tersebut secara fleksibel.

Belajar dari Yogyakarta kita bisa ambil contoh kedai kopi keliling (koling), meskipun namanya kedai kopi keliling tapi saat ini koling hadir dan stay di pusat-pusat pariwisata dalam bentuk gerobakan kali lima. Dengan konsep gerobakan atau portable tentunya lebih mudah bagi kita untuk menemukan spot-spot dilokasi strategis dan dengan biaya yang terjangkau.

Jangan membayangkan sederetan peralatan canggih nan mahal dengan konsep seperti ini kamu bisa memulai usaha dengan modal yang sangat minim dan skill yang pas-pasan. Mengedepankan metode manual brew merupakan solusi yang lebih praktis, murahdan tepat dalam menjalankan bisnis ini. Tak perlu aliran listrik bahkan tak harus kerepotan membawa tabung gas karena dengan kompor gas portable juga sudah memadai.

Nah bagi kamu yang sedang memikirkan ide usaha atau bahkan pecinta kopi tidak ada salahnya kamu melirik ide bisnis ini untuk ditempatkan dilokasi-lokasi strategis yang banyak wisatawannya. Selain daya beli yang tinggi tentunya wisatawan yang berasal dari kota besar sudah lebih familiar bahkan candu menyeruput kopi.

Minangpreneur.com  membuat analisa sederhana bagaimana memulai bisnis kopi keliling, alat-alat apa saja yang diperlukan, berapa biayanya dan dimana harus dibeli agar mendapatkan alat yang murah dan berkualitas. oya, tak lupa juga beberapa menu yang biasanya disediakan dikedai kopi sederhana dilink berikut ini  Memulai Usaha Kopi Keliling

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *